Bagaimana Bekerja dengan Perubahan Dunia yang Cepat ? — “Bekerja” Tapi Tak Sama

Alif Farhan Widyanto
5 min readJun 2, 2020

Eitsss bukannya berbeda tapi tak sama ya ? Ya bener sih, cuma disini yang pingin dibahas tentang gimana caranya siap dengan dunia pekerjaan yang berbeda nantinya. Karena dunia yang terus berkembang dan maju agar memenuhi kebutuhan customernya. Di awali banyak pekerjaan yang mulai digantikan dengan teknologi. Jadi apa aja sih yang harus kita lakukan untuk tetap bertahan di masa depan ? Yuk langsung kita baca sama-sama…

Cari Teman yang Berpengalaman

Cari Teman Yang Memiliki Pengalaman
Credit: https://gritdaily.com/how-to-find-your-legal-mentor/

Dalam 5 tahun terakhir saya banyak belajar melalui teman-teman saya. Mulai belajar mengenal kehidupan seperti apa dan bagaimana cara menghadapinya. Kami lebih sering bertukar pikiran dan pengalaman. Pengalaman bekerja dan organisasi biasanya menjadi topik pembicaraan kami. Berbagi pengalaman bekerja dengan teman atau partnermu membuat kamu lebih cepat mengantisipasi sesuatu hal yang akan datang, disinilah titik kamu dapat cepat melakukan perubahan karena teman kamu sudah mengalaminya. Ya belajar dari pengalaman, dan jangan melakukan kesalahan yang sama.

Keahlian berkomunikasi yang baik

Keahlian Berkomunikasi Yang Baik
Credit: https://www.nextiva.com/blog/what-is-business-communication.html

Aaaaa… iiiiii… uuuu…. Eeee… oooo… , eh ? aku introvert deh kayanya ? mmm ? asdfghk. “Apa sih ? Lu ngomong apa ?” Sering mendengar pertanyaan itu, bukan karena tidak terdengar. Namun apa yang ingin kamu sampaikan tidak tersampaikan dengan baik. Ya, komunikasi yang baik membuat kamu dapat menyampaikan ide kamu. Bayangkan kamu punya ide luar biasa, tapi kamu ga tau cara menyampaikannya. Sulit disampaikan, tapi itu benar adanya. Jadi coba mulai dari sekarang tentukan langkah apa yang harus kamu tempuh sampai kamu benar-benar bisa berkomunikasi. Coba dari hal kecil seperti layaknya presentasi. Kamu dapat menyiapkan apa yang ingin kamu sampaikan dan pilih bahasa yang mudah dipahami, dari situ kamu akan menambah kepercayaan diri, dan yang pasti keahlian berkomunikasi kamu akan bertambah. Cobalah menjelaskan sesuatu seperti kamu menjelaskan ke anak umur 5 tahun. Channel Youtube benama WIRED membuat video bertema how you can explains something to 5 level of difficult. WIRED mengundang ahli dibidangnya untuk menjelaskan sesuatu yang spesifik, seperti ahli astrofisika menjelaskan gravitasi ke anak-anak, remaja, anak kuliah, mahasiswa pascasarjana, dan expert. Cara penyampaiannya berbeda-beda disesuaikan dengan orang yang diajak bicara. Nah dari sini yang bisa diambil adalah kamu juga harus tau dengan siapa kamu berbicara.

Inovasi adalah koentji

Inovasi Adalah Kunci Utama
Credit: https://www.gatesnotes.com/About-Bill-Gates/Accelerating-Innovation

Tidak mudah bagi kita untuk mengikuti semua trend dan perkembangan digital. Ini akan mengarah pada satu kata yang bisa dilakukan di masa digital sekarang, yaitu “Inovasi”. Dengan inovasi kita dapat menghemat waktu, meningkatan produktifitas, memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup. Contoh karyawan product di Starbucks melakukan inovasi teknologi dengan membuat aplikasi mobile Starbucks untuk meningkatkan revenue mereka, dengan menggantikan kartu Starbucks, menjadi aplikasi. Itu berjalan baik karena sudah digunakan oleh 12 juta orang di amerika serikat. Dengan ini kita harus menanamkan pikiran yang inovatif agar kita tetap bisa bertahan hidup di dunia yang serba cepat.

Keep It Simple Stupid (KISS)

Keep It Simple, Stupid!
Credit: https://dev.to/eljayadobe/comment/5bhl

KISS adalah design principle yang dipegang oleh U.S Navy. Cara kerja prinsip ini adalah sistem bekerja akan lebih baik jika dibuat sederhana daripada diperumit. Prinsip KISS bisa kamu gunakan untuk bisa menghadapi perubahan pekerjaan karena digitalisasi ini. Jangan terlalu pusing dalam mengambil setiap langkah berproses, mulai melangkah dan hargai setiap usahamu. Mulai atur waktu bermain dan produktif, jangan sampai terlalu banyak dan kompleks pikiranmu membuat kamu tidak ingin memulai apa-apa. Keep it Simple Stupid.

JANGAN GAPTEK! Tingkatkan Digital Skills!

Dulu ibu saya pernah bercerita tentang bagaimana dunia berubah saat komputer masuk. Dia pernah les komputer untuk bisa menggunakan komputer. Malah ada sertifikat sebagai validasi dia memang bisa menggunakan komputer. Sekarang ? Setiap orang dapat menggunakan komputer, bukan sebuah opsi atau pilihan, tapi menjadi sebuah kewajiban. Seumuran anak sd sudah dituntut untuk mengerti cara menggunakan komputer. Terlebih ada dosen saya yang cerita kalau anaknya yang masih kecil sudah bisa menggunakan tablet diumur 3 tahun. Sekarang coba buka medium, youtube, google atau apapun itu keyword nya cuma satu, “Bagaimana cara …”. Dengan itu kamu bisa belajar dari orang lain yang sudah lebih mengetahuinya.

“Perkembangan dunia yang cepat membuat orang harus terus belajar dengan cepat, dengan berusaha menyainginya” — penulis

You Must Adapt. The World is Still Changing

Dari cerita ibu saya yang belajar menggunakan komputer dengan cara les komputer. Sampai cerita dosen saya yang memiliki anak usia 3 tahun sudah bisa menggunakan tablet, ya, memang dunia berubah secepat itu. Memang pada awalnya akan sulit, namun lama-lama kita harus mengikutinya. Contoh pada tahun 1815 inggris sedang keadaan menderita karena ekonomi, lalu mereka mengembangkan sistem pabrik yang menggunakan mesin. Lalu pada tahun 1826 terjadi kerusuhan karena tenun tangan (Handloom) tergantikan oleh tenun listrik (Power Loom). Sebanyak hampir 1000 tenun listrik dihancurkan pada kerusuhan itu, dan banyak orang yang ditangkap. Dari sisi keuntungan menggunakan mesin adalah dapat meningkatkan efisiensi produksi dan dan performance produksi. Pada saat itu para pekerja tenun dihadapkan oleh dua pilihan, beradaptasi dengan perubahan ini, atau beresiko menjadi pengangguran. Dari sejarah kita belajar bahwa kemajuan teknologi tidak terkalahkan. Karena itu, orang, perusahaan, organisasi harus segera mempersiapkan segara strategi untuk suatu keterampilan yang akan terus berubah dan berkembang.

Jangan Makan Jika Sudah Kenyang

Kenyang akan Informasi
Credit: https://www.kuliahislam.com

Ketika digitalisasi sudah berjalan, akan banyak sekali informasi yang kamu serap. Jangan sampai kamu overdosis dengan informasi. Karena dalam menyerap informasi kamu membutuhkan waktu dan energi yang banyak sampai kamu benar-benar baru sadar, ada yang lebih berharga untuk kamu berikan waktu dan energi ini ke usaha yang benar-benar bisa merubah kamu. Ingat kata ibu, ambil sesuai porsinya ya, biar ga mubazir.

Terakhir.

Semua akan kembali ke dasar. Dimana setiap makhluk hidup sedang berusaha bertahan hidup. Teori Charles Darwin tentang “Survival Of the Fittest” atau kelangsungan hidup yang terkuat benar adanya. Bukan membahas yang terkuat yang menang seperti kapitalisme, namun siapa yang cepat beradaptasi mereka yang akan kuat dan menang. Ini mengenai hal yang sudah kita pelajari dari Sekolah Dasar (SD) yaitu pelajaran IPA. Jerapah yang berleher pendek akan gugur dengan sendiri nya karena makanan mereka adalah dedaunan yang rata-rata letaknya tinggi, maka mereka beradaptasi dan membentuk individu yang semakin baik dan pada akhirnya bisa bertahan hidup sampai sekarang.

Tambahan

Terimakasih banyak sudah membaca artikel ini, semoga dapat membantu kalian untuk cepat dan tanggap dengan situasi yang mudah berubah. Ini adalah tulisan kedua gue di medium, semoga kedepannya banyak yang bisa gua tulis lagiii. *Give Mehh More Clapsss

--

--